Lembaga Pemeriksa Halal dan Kajian Halalan Thayyiban Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LPH-KHT PP Muhammadiyah) menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat (LKKS PWM Jawa Barat) untuk memperkuat ekosistem halal di lingkungan Muhammadiyah. Sertifikasi Halal LPH-KHT PP Muhammadiyah merupakan bagian penting dalam kerja sama ini. Pertemuan ini dilaksanakan
Produk perikanan selama ini dikenal sebagai bahan makanan yang halal. Namun, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong agar sektor perikanan segera melakukan sertifikasi halal. Sertifikasi halal bukan hanya memastikan kehalalan ikan secara zat, tetapi juga menjamin bahwa seluruh proses produksi hingga distribusi bebas dari kontaminasi bahan haram. Masyarakat
Belakangan media sosial diramaikan oleh kemunculan makanan viral bernama “Tahu Arab” atau Dideh. Sekilas tampilannya mirip tahu berwarna cokelat kehitaman dan disebut-sebut sebagai makanan khas Timur Tengah. Namun setelah ditelusuri, ternyata Dideh bukan berasal dari Timur Tengah sama sekali — melainkan makanan tradisional yang terbuat dari darah sapi atau kerbau yang dibekukan dan kemudian dimasak. Fenomena ini mengingatkan kita untuk tidak mudah
Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali menyelenggarakan Darul Arqam Batch 5 bagi jajaran pimpinan dan direksi Rumah Sakit Muhammadiyah–‘Aisyiyah (RSMA) pada tanggal 1–4 Oktober 2025 di Hotel Jayakarta Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 55 peserta yang terdiri dari direksi dan perwakilan BPH RSMA dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan Darul Arqam merupakan bagian penting dari proses
Banyak masyarakat masih beranggapan bahwa produk yang sudah memiliki izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) otomatis juga halal. Padahal, anggapan ini keliru. Izin edar BPOM dan sertifikat halal adalah dua hal yang berbeda dengan tujuan dan fungsi masing-masing. Pemahaman yang benar sangat penting, khususnya bagi konsumen muslim. Karena selain memastikan keamanan produk, konsumen juga perlu memastikan
Ringkasan: Jangan Tertipu Tampilan Ramen Ramen kini sangat populer di Indonesia. Sayangnya, tidak semua jenis ramen aman dikonsumsi oleh konsumen Muslim. Banyak resep otentik Jepang maupun fusion Asia yang menggunakan kaldu babi (tonkotsu), mirin, sake, atau kecap Jepang (shoyu) yang difermentasi dengan alkohol. Selain itu, topping seperti chashu (daging babi), menma (rebung fermentasi), hingga telur marinated sering